Rencana Konstruksi geomembran anti rembesan yang digunakan di kolam ikan

Rencana pembangunan geomembran anti rembesan yang digunakan di kolam ikan

 

Persyaratan kolam ikan sebelum pemasangan geombran

 

Sebelum memasang geomembrane, dasar kolam ikan harus digulung dan diratakan. Setelah pemeriksaan ketat oleh tenaga teknis dan memenuhi persyaratan pengerasan jalan, konstruksi pengerasan jalan dapat dilakukan. Persyaratan pengolahan dasar adalah sebagai berikut: pertama, dasar harus dipadatkan dan digulung rata untuk memastikan bahwa seluruh dasar kolam miring ke arah saluran keluar drainase, dan dasar pada dasarnya rata tanpa ada depresi atau tonjolan. Terutama, penting untuk diperhatikan bahwa tidak boleh ada benda tajam seperti batu atau tunggul pohon yang terbuka di bagian bawah untuk menghindari tertusuk atau tergoresnya membran kain anti rembesan, sehingga memperpanjang masa pakai membran geotekstil.

 

Persyaratan dinding kolam ikan: Karena dinding kolam ikan mengadopsi struktur penuangan beton bertulang, tidak perlu memasang membran geotekstil. Namun, untuk menghindari goresan pada geomembran dan memfasilitasi pengoperasian mesh di masa depan, batang baja tajam, kabel besi, dan benda lain di dinding harus dipangkas, dan dipoles hingga rata dengan roda gerinda atau ditutup dengan mortar.

 

Poin-poin penting dari pengerasan jalan geomembran

 

1.Untuk kolam yang lebih besar, beberapa membran PE perlu digunakan untuk pengelasan. Dalam proses pengelasan diperlukan penyambungan yang rapi, hasil lasan yang kuat dan halus, serta tidak terjadi kebocoran air. Penting juga untuk memeriksa apakah bagian lain dari geomembran telah tergores karena pengangkutan atau penanganan. Jika ditemukan kerusakan, perawatan perbaikan pengelasan harus dilakukan tepat waktu.

 

2. Mengingat dasar kolam ikan dapat tenggelam setelah penyimpanan air, dan kerataan dasar kolam tidak ideal, maka harus disediakan ruang yang sesuai saat membuat geomembran agar tidak terlalu datar.

 

3. Karena membran hanya dipasang pada dasar kolam ikan dan tidak menutupi dinding sekitarnya, maka cara menggabungkan bagian bawah dinding dengan membran geotekstil sangatlah penting. Kami mengadopsi metode penggalian parit pondasi dengan kedalaman dan lebar 30cm x 30cm di sekeliling dasar dinding, menekan tepi geomembran ke dalam parit, kemudian menggunakan beton bertulang untuk meratakan dan menuangkan. Hal ini secara efektif dapat mencegah masalah kebocoran pada dasar dinding.

 

4. Mengingat kolam pemancingan yang baru dibangun perlu menjaga umur geomembran, maka kami telah meletakkan pasir sungai setebal 25 sentimeter di dasar kolam. Jika berupa kolam budidaya, dapat dibuat lapisan tanah setebal 20 sentimeter untuk menjaga pupuk, menstabilkan air, dan melindungi geomembran.

 

Dalam produksi dan penggunaan, pertama-tama, perlu untuk menghindari benda tajam merusak geomembran; Kedua, pada saat muka air kolam diturunkan, air tanah harus dikeringkan untuk menghindari muka air tanah yang terlalu tinggi dan merusak geomembran; Ketiga, selama di luar musim produksi, usahakan untuk menjaga kedalaman kolam sebesar 0,5 meter atau lebih untuk menghindari musim dingin yang berlebihan di kolam yang kering.

 

Geomembrane kolam ikan adalah jenis film tipis yang digunakan untuk melindungi dasar kolam, terutama untuk mencegah kebocoran air dan hilangnya sedimen. Berikut ini adalah beberapa skema konstruksi umum geomembran di kolam ikan:

 

1. Pengukuran dan persiapan: Tentukan faktor-faktor seperti ukuran, kedalaman, dan kualitas air kolam, kemudian dilanjutkan dengan pengukuran dan persiapan.

 

2. Bahan persiapan: Pertama, geomembran kolam ikan berkualitas tinggi, peralatan dan perlengkapan konstruksi, serta bahan kimia yang diperlukan seperti amonia dan natrium hidroksida, perlu disiapkan.

 

3. Peralatan filtrasi pra-pemasangan: Sebelum konstruksi, peralatan filtrasi pra-pemasangan harus dipasang untuk menghilangkan kotoran dan zat berbahaya dari air, untuk memastikan penggunaan geomembran yang aman.

 

4. Pemasangan geomembran: Berdasarkan hasil pengukuran dan persiapan, pilih bahan geomembran yang sesuai dan pasang pada permukaan kolam dengan urutan tertentu.

 

5. Pemasangan geomembran: Letakkan geomembran yang sudah diletakkan secara perlahan di dasar kolam untuk memastikan kontak dekat dengan sedimen. Selama proses peletakan, perhatian harus diberikan untuk menghindari peregangan atau kompresi berlebihan pada geomembran.

 

6. Pengolahan sedimen: Setelah peletakan geomembran, dasar kolam perlu dibersihkan dan dirawat. Bahan kimia dapat digunakan untuk menghilangkan potensi kotoran dan peralatan profesional dapat digunakan untuk mengaduk sedimen di bawah geomembran.

 

7. Memperbaiki geomembran: Gunakan paku atau mata bor untuk memasang geomembran di dasar kolam. Selama proses fiksasi, perhatian harus diberikan untuk memastikan bahwa geomembran tidak mengalami tegangan atau kompresi yang berlebihan.

 

8. Pemasangan peralatan pasca perawatan: Setelah pemasangan geomembran selesai, pasang peralatan pasca perawatan seperti disinfektan UV atau peralatan perawatan kimia untuk memastikan geomembran dapat digunakan dengan aman.

 

9. Pengujian efek: Setelah konstruksi selesai, perlu dilakukan pengujian geomembran kolam ikan untuk memverifikasi keefektifannya. Uji fisik dan kimia dapat digunakan untuk menguji impermeabilitas dan ketahanan aus geomembran.

 

10. Inspeksi dan penggantian rutin: Periksa penggunaan geomembran secara berkala untuk memastikan memenuhi persyaratan dan menggantinya sesuai kebutuhan.

Di atas adalah beberapa metode umum untuk pembangunan geomembran di kolam ikan, dan skema yang berbeda sesuai untuk situasi dan kebutuhan yang berbeda. Sebelum dibangun, perlu dipikirkan secara matang dan dirancang sesuai kebutuhan.

 

Fish pond liner1

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kirim permintaan